Jumat, 26 April 2019

Siapkan Anak Mengikuti Jejak Rosulullah part #2

Mendidik kemandirian anak memang tak bisa instan, harus kontinu dan konsisten.
Target utamaku pekan ini masih si kakak pertama, Aksan.

Hari ini, aku ada agenda menghadiri rakernas ALISA Khadijah ICMI di Bekasi. Sementara meninggalkan genk krucilsku adalah sebuah keharusan. Tentunya, semua menjadi lebih betumpu pada si tertua. Dia bak komandan dadakan yang mendapat mandat mengambil alih pimpinan selama bundanya tidak di rumah.

Membekalinya semangat, memahamkan posisinya sebagai leader serta membuarnya bahagia adalah hal utama dan pertama sebelum diriku berangkat ke luarkota.

Dan, kami pun "ngedate" nonton The Avengers yang baru saja dirilis di bioskop. Yess ... Kakak bahagia akan menjaga adiknya dengan bahagia juga bukan? Itulah alasanku ngedate hanya berdua dengannya, memberinya lebih banyak ruang untuk bersama bundanya. Meyakinkan dirinya bahwa aku menyayanginya. Dan kuselipkan di saat kami makan siang beberapa petuah tentang kemandirian.

Mengulang kembali apa yang perlu ia teladani dari Rosulullah. Kali ini, aku memberikan dia tantangan untuk mencoba mencuci baju dengan mesin cuci. Namun, aku mengajarkan juga, saat mengucek tetap menggunakan tangan.

Semata-mata bukan hanya untuk meneladani Rasulullah, tetapi juga aku berharap Aksan lebih menghargai pekerjaan oranglain terkait mencuci pakaian, bahwa itu bukan hal sepele!

Setelah teori-teori bab mencuci kucurahkan dalam kalimat-kalimat sederhana di meja makan siang sebuah restoran. Kami pun sepakat bahwa sesampainya di rumah, dia akan langsung mempraktekkan.

Daaan ... Yap! Aku berhasil.
Alhamdulillah ...




"Ternyata capek ya, Bun."

"Hmm ... Begitulah, Kak. Tapi kalai ngerjainnya dengan bahagia, ga capek kok."

Alhamdulillah, satu lagi pelajaran yang sudah kakak pahami hari ini. Semoga kelak kakak selalu menghargai siapapun yang mencuci pakaian. Dan yang lebih utama, Aksan memiliki semangat meneladani Rasulullah yang tidak segan dan tidak enggan melakukan pekerjaan rumah tangga.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung dan tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar.


Salam kenal,


Hessa Kartika