Jumat, 23 Agustus 2019

LITERASI LINGKUNGAN, SADARKAN PERAN ANAK DI BUMI




Shahia masih meneruskan buku komik yang membahas tentang lingkungan. Dari situlah, aku mulai memberikan pemahaman lebih dalam lagi padanya, bahwa manusia merupakan mahluk yang diciptakan oleh Allah dengan baik-baik makhluk. Sebagai makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna, sudah selayaknya manusia menerima dirinya dan lingkungannya. Selaku makhluk yang tinggal di bumi, manusia mendekatnya memakmurkan bumi yang mereka tinggali, agar mereka dapat hidup dengan sejahtera dan dapat mengaktifkannya, sebagai khalifah di bumi dan hamba, mereka yang harus mangabdikan diri beribadah untuk pencipta-Nya 
Namun, sering kali manusia membalikkan serakah, dengan apa yang telah Allah sediakan di bumi. Manusia tidak bijak dalam menggunakan fasilitas yang telah disediakan. Mereka bahkan sering merusak fasilitas-fasilitas tersebut dengan segala hawa nafsunya. Hal ini jelas menimbulkan dampak yang tidak baik bagi bumi. Efeknya banyak sekali kerusakan yang timbul di bumi, baik dari udara, tanah, dan udara. Kerusakan ini menyebabkan terganggunya hidup makhluk hidup lain yang juga tinggal di bumi. 
Manusia tidak menggunakan sumber daya yang disediakan oleh alam berlebih. Lingkungan yang ada, seharusnya diupayakan dan dimanfaatkan manusia dengan sebaik-baiknya, agar sesuai dengan maksud Allah menyediakan itu semua. 
Dengan akal dan pikirannya manusia lebih banyak bertindak sesuai kebutuhan lebih dari sekadar mengutamakan kepentingan yang lain. Akan tetapi ironisnya, manusia dalam memenuhi kebutuhannya itu tidak menjamin keseimbangan lingkungan. 


Padahal sudah seharusnya, menjaga kebersihan dan kesehatan adalah tugas manudia. Namun terkadang  ada beberapa manusia yang memang enggan melakukan hal itu, dengan berbagai alasan. Minimnya kesadaran manusia akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan, membuat diri mereka mudah terserang berbagai macam penyakit. 
Hal ini menjelaskan efek yang tidak baik dan harus diubah. Perubahan yang jelas adalah perubahan yang dimulai dari diri manusia itu sendiri, dengan memedulikan kebersihan dan kesehatannya. Jika manusia ini berhasil menjaga kesehatan dan kebersihan dirinya, maka secara tidak langsung, dia pun ikut menyelamatkan lingkungannya pula. 
Selain menstimulasi anak agar lebih sadar terhadap lingkungan dengan buku bacaan, peran kita sebagai orang tua ada beberapa poin sebagai berikut :
Keberhasilan orang tua dalam penerapan literasi lingkungan adalah saat anak sudah memahami perannya di Bumi. Bukan hanya memanfaatkan Bumi, akan tetapi justru menjaga Bumi sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan lewat penciptaan Bumi itu sendiri.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung dan tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar.


Salam kenal,


Hessa Kartika