Senin, 16 September 2019

BELAJAR PEMBAGIAN SEDERHANA





Postingan kali ini, tentang konsep pembagian sederhana. Shahia yang duduk di bangku kelas 2, ternyata sudah sampai pada level pembagian! Beberapa latihan soal yang harus dia kerjakan di rumah cukup membuatku memeras otak untuk memberikan penjelasan sederhana tentang konsep pembagian,


1. Pengenalan konsep membagi


Ini awal-awal banget menganalkan konsep pembagian. Untuk mengenalkan apa itu pembagian, aku memanfaatkan semua barang yang ada, seperti: buku, pensil, biskuit, permen, dan sebagainya.
Yang aku lakukan:
"Bunda punya 6 pensil, kalo misalnya mau dibagikan ke Kak Aksan, Shahia, Lula, jadi masing-masing dapat berapa?"

Aku pun membagi satu per satu pensil untuk setiap orang. Aku mengulangi untuk benda-benda yang lain juga. Setelah Shahia tahu apa maksudnya pembagian itu, artinya dia siap untuk naik step ke berikutnya.


2. Pembagian sederhana


Ini konsep yang ada di buku-buku zaman sekarang.

Soal (1)
Berapa hasil dari 12 : 3? 

Jawab: 12-3-3-3-3
Aku mencoba menerangkan bahwa bilangan dikurangi pembagi sampai hasilnya 0 (nol). Setelah itu hitung berapa bilangan pembagi itu. Untuk soal di atas, bilangan pembagi (3) berjumlah 4, sehingga 12 : 3 = 4.
Versiku begini:

12
3
___ -
9
3
___ -
6
3
___ -
3
3
___ -
0

Hitung jumlah angka 3 dalam pengurangan tersebut. Dari penjabaran di atas dapat diketahui bahwa: 12 : 3 = 4.


Soal (2)
Berapa hasil dari 15 : 5?
Jawab:
15
5
___ -
10
5
___ -
5
5
___ -
0

Hitung angka 5 di atas. Jadi, 15 : 5 = 3.


3. Pembagian ala porogapit

Pertama, aku mengusahakan ada tabel perkalian. Yang penting diingat adalah: sebelum anak memahami cara membagi, enggak usah langsung tanya-tanya soal perkalian hasil hafalan mereka. Biarkan mereka fokus dulu ke "bagaimana cara membagi".

Ini pembagian yang aku ajarkan ke Shahia dan step-stepnya:

Soal:



Pertama, aku bilang ke Shahia bahwa untuk soal di atas, perkalian yang harus dilihat atau diingat adalah perkalian 3 (lingkari angka 3 di atas).

Step berikutnya: 
Aku menanyakan, apakah di perkalian 3 ada angka 7? (kami pun melihat tabel perkalian 3 bareng-bareng). 
Shahia menjawab tidak ada, aku kemudian menanyakan: Manakah yang paling dekat? 
Dia menjawab 6, aku kembali bertanya: Jadi perkalian 3 yang paling dekat dengan angka 7 adalah 3 kali berapa? 
Shahia pun menjawab 2, lalu aku tulis begini:



Alhamdulillah dengan metode tersebut, Shahia lebih mudah menghitung soal-soal pembagian.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung dan tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar.


Salam kenal,


Hessa Kartika