Selasa, 03 Desember 2019

#5 : Menabung untuk Masa Depan



Sedia payung sebelum hujan!

Peribahasa tersebut sepertinya tepat untuk menjawab pertanyaan penting ini, “Perlukah mengajarkan anak menabung sejak dini?”
Perkara pentingnya menabung untuk masa depan kita dan keluarga, tentu sudah tidak perlu dicari jawabannya. Uang tabungan adalah simpanan yang bisa digunakan sewaktu-waktu, saat genting atau saat muncul kebutuhan tidak terduga. Misalnya, untuk biaya rumah sakit, biaya pendidikan anak, atau biaya mendesak lainnya.

Tidak cuma itu, uang yang tersimpan dalam tabungan ini juga bisa dialokasikan untuk perencanaan keuangan masa depan keluarga. Menyisihkan sebagian pendapatan tiap bulan secara rutin akan membuat kita terbiasa untuk menabung.
Selain berguna untuk simpanan masa depan, kebiasaan menabung juga bisa membentuk kepribadian, termasuk sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai positif terhadap keluarga terutama anak-anak. Dengan mendidik dan mengenalkan anak cara mengelola keuangan yang baik, maka mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih menghargai uang.

Anak-anak sudah terbiasa menyisihkan uang setiap kali ingin membeli sesuatu. Dengan begitu, mereka belajar bahwa untuk memperoleh sesuatu dibutuhkan usaha dan kerja keras.

Anak-anak menuliskan beberapa keinginan dalam buku, semacam dreambook. Bahkan terkadang mereka menempelkan gambar barang yang ingin mereka beli di dalam buku tersebut.



Sebagai orang tua memang sudah seharusnya bisa membangun pemahaman kalau menabung adalah cara untuk menggapai mimpi dan ambisi. Misalnya saat anak-anakku memiliki mimpi untuk memiliki mainan bisa dicapai bisa dilakukan dengan menabung, meskipun memerlukan waktu dan kesabaran. Tapi, dalam proses itu terdapat pendidikan karakter yang sangat kuat untuk mendidik anak dengan kepribadian yang baik.
Menjadikan menabung sebagai gaya hidup adalah tujuan akhir dalam pendidikan literasi keuangan. Ketika menabung sudah menjadi gaya hidup, itu akan menjadikan kebiasaan yang tertanam sejak dini. Aku berharap, nantinya, menabung bisa menjadi identitas pada diri anak-anak.
"Bun, boleh gak kalau ambil uang tabungan untuk beli stik PS?" sulungku Aksan mulai menambah daftar keinginannya.
"Boleh aja, itu kan uang Kakak. Silakan digunakan sesuai dengan daftar impian Kakak. Yang perlu diingat sampai dewasa, kebutuhan didahulukan sebelum membeli barang yang sekadar untuk keinginan. Barang-barang di daftar impian silakan dicapai tanpa mengganggu uang untuk kebutuhan, daaan paling penting, jangan lupa untuk selalu bersedekah."




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung dan tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar.


Salam kenal,


Hessa Kartika